12 Mei 2008

Gagal Dalam Bisnis

Berikut beberapa alasan mengapa seseorang gagal dalam bisnis

1. Tidak fokus, semuanya ingin anda lakukan dan ingin diadakan, akhirnya calon konsumen pun tidak mengetahui keunikan dari usaha anda.

2. Terlalu banyak rencana. Ini adalah hal yang sering dialalmi bagi orang yang memiliki jiwa perfeksionis dan idealis bahkan orang pintar. Karena kepintarannya, pemikirannya sudah sangat jauh kedepan dan menduga-duga hal-hal yang rumit

3. Kurang promosi. Sebagus apapun produk yang anda miliki, kalau tidak ada orang yang tahu, siapa yang akan membeli?

4. Tidak mau jemput bola, artinya buka tempat usaha, lalu tunggu orang yang datang.


Kepiawaian anda dalam bisnis akan seiring bertambah dengan berjalannya waktu menjalankan usaha, skill akan meningkat. Jangan pikirkan dahulu kegagalan, modal adalah nomor sekian dari beberapa poin penting dalam membangun sebuah bisnis. Bertekadlah yang kuat, senangi apa yang anda lakukan, perbanyak network. Itulah yang utama

14 Maret 2008

Peluang apa buat karyawan...?


Pernah dengar cerita tentang seorang Office Boy yang mampunyai penghasilan sampingan melebihi gaji yang dia terima dari perusahaan yang mempekerjakannya? dan dia berani menolak kenaikan jabatan walaupun dengan gaji yang lebih besar dari gaji yang dia terima sebagai Office Boy, kenapa??

Sebagai seorang OB tentu dia mempunyai hak untuk keluar masuk ruangan dari dapur hingga ruangan direktur, apalagi ruangan karyawan biasa karena salah satu tugasnya adalah menjaga kebersihan ruangan. Demikian aktifitasnya setiap hari, suatu hari muncul ide untuk menawarkan minuman jus untuk para karyawan di kantor tersebut, mula-mula memang agar ragu, bertanya dan minta saran kepada beberapa karyawan tersebut tempatnya bekerja dan mendapat tanggapan yang bermacam-macam, ada yang mendukung anda yang meragukan keberhasilannya apalagi tidak sedikit modal untuk membeli peralatan dan buah-buahan untuk ukuran dia. Tapi akhirnya dia beranikan diri MEMULAI, jadilah dia menawarkan jus tersebut kepada karyawan2... apa yang terjadi... tidak kurang dari 2 juta yang dia terima dari keuntungan usahanya tersebut setiap bulan tanpa harus meninggalkan pekerjaannya.

Ternyata, walaupun dia seorang OB tapi ide dan pemikiran usahanya tidak mati, dia melihat peluang dan dimanfaatkannya... saya tidak menyarankan anda untuk menjadi OB supaya berhasil seperti cerita diatas. Saya hanya ingin memperlihatkan bahwa diposisi apapun kita disana ada peluang, kreatifitas ide sangat dibutuhkan... dan yang paling penting ayunan langkah kecil pertama untuk merealisasikan ide tersebut. teman sekantor saya ada yang menawarkan jilbab, madu, celengan unik, kue sarapan, kue lebaran ke rekan-rekan dikantor, ada juga istri teman saya yang sembari duduk dan bercengkrama sesama ibu-ibu yang menunggu anaknya yang masih di TK menawarkan produk seperti bakso atau otak-otak ikan yang masih jarang di pasaran. Semua ada hasilnya, besar kecil itu relatif tapi kalau dilakukan kontinyu...??

Anda masih bingung apa yang hendak anda tawarkan kepada rekan kerja anda... atau tidak punya keahlian untuk membuat sesuatu yang bisa ditawarkan atau anda orang yang agak pemalu untuk melakukan penjualan langsung atau anda takut kerjaan anda terganggu atau anda khawatir usaha tersebut tidak akan jalan dan anda tidak mau menanggung kerugiannya mungkin tidak ada salahnya anda berkunjung ke www.etalase-halal.com, disana ada peluang, peluang yang bisa diambil oleh seorang karyawan.

Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah beranikah anda?

Wassalam,
http://budirahmad.blogspot.com
http://www.etalase-halal.com

11 Maret 2008

Usaha Kolam Wisata Pemancingan


Usaha ini cocok untuk anda yang mempunyai lokasi di daerah pinggiran dan masih agak "ngampung" daerahnya. Sebagai referensi saja, bahwa banyak orang yang melepaskan lelah dan penat bekerja selama 5 hari dengan refreshing pergi memancing. Anda yang memiliki tanah di daerah pinggiran mungkin tak ada salahnya mempertimbangkan usaha ini. Agar nyaman setidak-tidaknya anda harus memiliki tanah yang luasnya lebih kurang 1 ha. Untuk kolam bisa dibuat selebar 50m X 50 m, sisanya dialokasikan untuk tempat parkir pengunjung dan kafe sederhana yang menunya Kopi, Indomie, Roti bakar, dan Rokok. Sediakan juga di kafe tersebut sewa alat pancing dan perlengkapannya. Untuk tarif sewa bisa anda tetapkan perjam, atau perkilogram ikan, terserah bagaimana baiknya. Saran saya sbaiknya anda kenakan tarif perkilo supaya anda tidak mikir-mikir menaruh ikan yang besar-besar. Oh ya sebenarnya di dalam kolam wisata pancing anda masih bisa membagun satu jenis usaha lagi, yaitu jasa pembakaran ikan. Si pegunjung dapat menikmasti ikan hasil pancinganya langsung di tempat (seperti di muara karang).
Coba pertimbangkan, dengan membuka wisata pancing anda mendapat omset dari
1. Sewa kolam
2. Jasa Parkir
3. Kafe
4. Restoran panggang ikan
5. Sewa dan jual beli perlengkapan pancing.

Don't forget untuk membuat tempat sholat di lokasi pemancingan anda, supaya pengunjung gak ketinggalan Shlalat. Mudah-mudahan ide ini bermanfaat.

Posted by CEO BIZ

Jebakan Entrepreneur

Ambil skenario ini; anda sudah bekerja selama 20 tahun mulai dari
bawahan
yang paling rendah dan tidak diperhitungkan sampai menjadi seorang
leader
yang dihargai di kantor atau perusahaan tempat anda bekerja, dan
akhirnya
anda mempunyai tabungan yang cukup untuk memulai bisnis anda sendiri.

Banyak orang yang seperti anda. Sangat antusias dan penuh semangat
mengejar
peluang bisnis yang sedang booming dan membangun usaha milik sendiri.
Namun
sayang banyak pula yang gagal. Mengapa? Di bawah ini adalah berbagai
perangkap dan jebakan yang sering dihadapi dan biasanya menghinggapi
para
entrepreneur (pewirausaha) pemula.

Tidak independen

Hal ini biasanya terjadi pada entrepereneur yang berasal dari latar
belakang
korporat. Mereka biasanya terbiasa dengan lingkungan kerja yang
memiliki
struktur organisasi besar. Terbiasa memiliki berbagai sumberdaya
keuangan
dan sumberdaya manusia yang kuat. Yang harus diingat, bahwa menjadi
entrepreneur berarti anda memiliki dana yang sangat terbatas dan
kebanyakan
pekerjaan harus dikerjakan dulu sendiri.

Memilih pemodal yang salah

Kalau anda tidak memiliki dukungan dari kreditor besar seperti pemodal
ventura, maka bank adalah satu-satunya pemodal yang anda miliki.
Biasanya
bank perkreditan cukup «nyaman», namun kalau bank komersial besar
bisa
memberikan layanan yang lebih baik dan sepadan dalam perhitungan usaha
anda
maka tidak ada salahnya juga.

Tidak punya business plan

Ini penting, lebih penting, sangat penting. Anda mungkin hanya
ikut-ikutan
saja. Anda mungkin terpengaruh bujukan investasi dalam bisnis-bisnis
yang
anda sendiri tidak paham. Anda hanya termakan iming-iming hasilnya.
Kalau
anda tidak punya rencana sama sekali tentang bagaimana bisnis anda akan
beranjak, STOP, pikirkan lagi berbagai kemungkinan dan pilihan anda.

Tidak punya legal advice

Lagi, kalau anda memiliki corporate background, maka perusahaan anda
biasanya punya tim pengacara yang memadai untuk menangani berbagai
masalah
hukum sehingga anda tidak perlu menghadapinya. Sekecil apapun bisnis
yang
anda jalankan, anda mungkin memiliki resiko hukum yang harus ditangani.
Pertimbangkan untuk meng-hire seorang pengacara.

Terlalu banyak kebebasan

Ya, ini seperti bertentangan dengan poin pertama di atas. Coba saya
luruskan. Anda harus mempunyai setidaknya seorang ahli sebagai
pendukung
bisnis anda. Kalau anda perlu orang lagi maka rekrut mereka, atau
masukkan
mereka sebagai konsultan. Jangan berpura-pura tahu segalanya dan jangan
pernah mencoba melakukan segala sesuatunya sendiri (manajemen tukang
cendol). Kalau ini anda lakukan, maka anda hanya akan membebani diri
sendiri
sampai akhirnya menjadi tidak efektif.

-----
Nobody's perfect... But... I'm nobody...
Dhan
http://www.fundkitchen.com

09 Maret 2008

PETUNJUK MEMBUAT RENCANA BISNIS

Sebuah rencana bisnis adalah peta dalam menjalankan bisnis anda. Ini adalah rencana yang akan menuntun anda mengenai APA yang akan anda kerjakan, KAPAN dan BAGAIMANA mengerjakannya. Sebuah rencana bisnis juga akan membantu anda dalam melihat lebih jelas mengenai tipe bisnis yang akan anda rintis, siapa saja yang akan menjadi pelanggan anda, dan apa produk atau jasa yang akan anda tawarkan.

Jika anda berencana untuk meminjam dana untuk memulai bisnis anda, entah itu dari bank atau investor, maka anda harus membuat rencana bisnis yang resmi (formal business plan). Rencana bisnis yang resmi akan memberikan summary dari bisnis dan market anda, kemudian akan membahas secara detil tentang produk anda, pelanggan dan pangsa pasar (market), supplier, estimasi keuntungan, analisa persaingan usaha, dan lain-lain. Rencana bisnis resmi ini dapat mencapai 20 halaman dan butuh berbulan-bulan untuk menyelesaikannya.

Di lain pihak, pemilik usaha kecil tidak perlu membuat rencana bisnis resmi untuk memulai usahanya. Seringkali mereka membuat rencana bisnis dalam bentuk catatan saat melakukan brainstorming atau dalam bentuk outline. Untuk memulai, ini sudah cukup.

Hal yang terpenting adalah menulis sebuah rencana. Sering kali pemilik usaha kecil memulai bisnisnya tanpa rencana sama sekali, sehingga ide-ide mereka menjadi kabur dan mereka tidak tahu apa yang selanjutnya harus mereka lakukan. Dengan menulis sebuah rencana, meskipun itu berupa catatan-catatan brainstorming, anda akan mendapat gambaran yang lebih jelas mengenai jenis bisnis yang anda inginkan, serta bagaimana bisnis itu harus berkembang sejalan dengan waktu.

Berikut adalah hal-hal yang harus anda pikirkan saat menulis rencana bisnis anda:

1. Usaha apa yang akan anda mulai ? Toko ? Jasa professional ? Website Online ?

2. Apa tujuan dari bisnis anda ? Sebuah bisnis dapat dimulai karena kesenangan belaka, tetapi bila anda ingin mendapat keuntungan, anda harus tahu mengapa anda memulai bisnis anda. Apakah untuk memenuhi kebutuhan tertentu dari pelanggan ? Atau menciptakan sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya ?

3. Bagaimana bisnis anda akan menghasilkan uang ? Apakah anda akan menjual produk, dan jika ya apa ? Anda akan mendapat produk itu dari mana ? Pada harga berapa anda akan membeli produk itu dan berapa anda akan menjualnya ?

4. Siapa sajakah yang akan menjadi pelanggan anda ? Mengenal pelanggan anda adalah hal yang utama dalam menulis sebuah rencana bisnis. Jika anda tahu bahwa pelanggan anda adalah mereka dengan penghasilan terbatas, tentu anda tidak bisa menjual produk atau jasa dengan harga jutaan rupiah. Mengetahui siapa pelanggan anda, juga akan membantu dalam menjalankan kegiatan advertising dan marketing anda.

5. Bagaimana anda akan mendapatkan pelanggan tersebut ? Misalnya, apakah anda berencana untuk menelponnya satu persatu, atau anda akan merekrut tim penjualan yang hebat ? Anda harus tahu bagaimana anda akan mendapatkan pelanggan. Jika tidak, bisnis anda tidak akan berkembang.

Tentu saja poin-poin di atas hanyalah langkah dasar dalam membuat sebuah rencana bisnis, akan tetapi poin-poin tersebut adalah yang terpenting.

PAKET USAHA DIGITAL PRINTING

Sekarang Dengan tehnology printing yang ada anda dapat menghasilkan foto yang menakjubkan dengan design dan variasi product yang beragam.

Digital printing adalah salah satu usaha yang memanfaatkan tehnology printing.
Dengan tehnology kami melalui sistem MIni Infus yang telah terintegrasi dengan mesin printing akan memungkinkan bagi anda untuk memproduksi foto dengan biaya murah.

Dengan biaya kertas foto 1000 dan anggap tinta 500 total 1500 anda bisa menjual hasil cetakan foto ukuran 10R dengan harga 8 ribu / lembarnya.
Dengan Tehno yang ada ini anda tidak perlu susah-susah bikin film atau offset.
Dengan tehno ini ANDA BISA TERIMA ORDER SATUAN TANPA MINIMAL ORDER !!!
Keuntungan TIDAK DIRAGUKAN LAGI......

Hanya dengan modal 6 juta anda sudah dapat :
1.Training Lengkap mulai colour matching sampai proses cetak
( Bisa kok jarak jauh karena materi dibikin GAMPANG tapi berkualitas )

2.Gak perlu pinter komputer.Semuanya tinggal klik doang ngapaian susah pake photoshop

3.Kita punya software lengkap dan akan kita ajarin langsung ke anda semua.
GAMPANG !!!
4.Anda dapat Mesin Printing Piezoelectric Mini Infus + Tinta

5.Hardware & Peralatan cetak ID Cards,Kartu Nama,Kalender,Photo HIght Quality

So ngapain anda kursus komputer lammaaaa.kuliah lammmmmmaaa.biaya mauahall...
Kalau disini dengan tehnology klik semuanya beres.....

Di Real IMagink kami wujudkan anda menjadi ahli photo hanya dengan klik....

kunjungi :
www.realimagink.blogspot.com

07 Maret 2008

Jual Beli Komputer Bekas


Melirik Bisnis Komputer Bekas

Di balik kemewahan komputer ternyata ada sisi lain bagi yang ingin berbisnis tapi modalnya cekak dan terbatas.

Komputer memang bagi sebagian orang dianggap sebagai barang mewah, mahal, dan hanya konsumsi orang berduit saja. Namun, seiring dengan perjalanan waktu dan ditambah datangnya krismon, daya beli masyarakat praktis merosot. Walhasil, warga yang membutuhkan komputer harus memutar otak, ketimbang tidak punya, yang bekaspun jadi.

Dasar Pertimbangan

  1. Harga komputer baru masih selangit.

  2. Bagi seorang pemula, yang penting bisa dipakai untuk mengetik.

  3. Dengan menjamurnya wartel dan warnet, kebutuhan komputer tentunya ikut meningkat.

  4. Semakin langkanya komputer sejenis XT, 286, 386, 486 dan hard disk berkapasitas kecil sudah sukar disulit. Tentunya ini peluang untuk anda.

Dengan sejumlah alasan seperti, tak heran kalau bisnis komputer bekas kian marak. Hampir setiap hari, promosi muncul dikora-koran.

Tidak sulit berbisnis komputer bekas

Harga komputer bekas memang tidak terlalu mahal berkisar antara 100 ribu – 10 juta. Untuk memulai bisnis ini syaratnya tidak banyak selain punya sedikit modal tentunya juga harus paham tentang komputer dan aktif mengikuti harga komputer bekas serta mengerti komponen-komponen apa saja yang diperlukan saat ini, disamping mengetahui sentra jual beli komputer murah.

Taruh kata modal awal sebesar Rp 1 juta bisa dibelikan harddisk 40 Mb senilai RP 40 sampai 60 ribu/unit. Berarti hardisk yang ada di tangan berjumlah 14 hingga 17 unit. Setiap unit dilego kembali rata-rata bisa memasukkan keuntungan Rp 23 hingga 30 ribu. Transaksi biasanya berlangsung 3 hari sekali. Dengan demikian keuntungan setiap bulan diatas Rp 4,5 juta. Semakin sering bertransaksi semakin besar keuntungan yang didapat. (Arief Fajar , Surabaya).

Disalin kembali oleh : Purnomo Bayu Aji.

Analisa Keuntungan
Bisnis Komputer Bekas :

  1. Investasi
  • Modal awal Rp. 1.500.000

  1. Pengeluaran
  • Pembelian 16 unit harddisk 40 mb @ 60.000 Rp. 960.000

  • Biaya transport, makan dll Rp. 500.000

  1. Keuntungan
  • Hasil penjualan 16 unit harddisk bekas dgn. keuntungan @ Rp 30.000 selama 10 kali transaksi Rp. 4.800.000.-
  1. Keuntungan Bersih
  • Rp.4.800.000 – Rp.500.000 = Rp.4.300.000

Keterangan :

  • Keuntungan bersih minimal Rp 4.300.000
  • Semakin banyak jenis barang dan semakin banyak transaksi, keuntungan yang diperoleh juga kian besar.

Kunci Sukses
Bisnis Komputer Bekas

  • Paham betul seluk beluk komputer
  • Senantiasa mengikuti lesepakatan tidak tertulis bahwa harga komputer bekas senantiasa berubah
  • Paham barang-barang yang dibutuhkan pasar ,seperti : harddisk, disk drive, monitor, motherboard, dll.
  • Jalin hubungan seluas-seluasnya dengan para distributor, suplier, makelar, calo, sekolah-sekolah dll.
  • Pastikan komputer yang kita beli tidak rusak dan masih bisa dijual lagi.
  • Bila berbisnis hard disk pastikan tidak ada bad sector (penyakit hard disk) dengan jalan :
    • format ulang
    • scan disk
    • defrag
    • NDD, dll

Usaha Toko Kelontong

Jutaan Rupiah dari kamar 9 m2

Usaha toko kelomtong kelihatannya sepele. Namun, bila dikelola dengan baik, hasilnya lebih dari lumayan.

Ditoko kelontong, semua barang yang menyangkut kebutuhan hidup sehari-hari dan harganya terjangkau, bisa dijual. Usaha ini bisa dilakukan di rumah dengan modal relatif kecil dan tidak membutuhkan keahlian khusus.

Perputaran barang atau Inventory Turn Over (ITO) untuk setiap barang tentu berbeda-beda. Ada barang yang sangat cepat laku seperti minyak goreng, ada juga yang lambat seperti materai.

Namun, kalau menggunakan rata-rata ITO, usaha ini biasanya dihitung selama 10 hari . Hal ini berarti omzet perhari sebesar 10 % dari persediaan barang. Jika persediaan barang sejumlah Rp 5 juta, maka omzet sekitar Rp 500.000,- perhari. Keuntungan kotor yang diambil sekitar 10% dari harga pokok. Jika omzetnya Rp 500.000/hari maka keuntungan kotor mencapai Rp50.000 sehingga dalam satu bulan akan diperoleh keuntunga sebesar Rp1,5 juta.

Modal yang dibutuhkan bagi usaha ini tidak besar. Untuk usaha awal dibutuhkan modal sekitar Rp 6,3 juta. Rinciaannya Rp5 juta untuk persediaan barang(modal kerja), Rp 1juta untuk etalase, sedangkan sisanya untuk sewa tempat dan biaya operasional lainnya.

Untuk mencoba usaha ini,sebaiknya dipilih lokasi yang padat penduduk dan tidak ada toko sejenis dalam radius 50 meter. Jika diasumsikan satu rumah rata-rata 50 meter persegi, maka akan ada calon konsumen sekitar 150 rumah. Seandainya bisa melayani 100 rumah dan setiap rumah membelanjakan sekitar Rp 5000 perhari berarti omzet yang terkumpul Rp 500.000 per hari. Ini memang hanya perhitungan kasar.

Frekuensi belanja (kulakan) sebaiknya 2 – 3 hari sekali. Dengan sistem ini barang yang terjual belum terlalu banyak dan uang yang terkumpul sudah cukup untuk memadai untuk dibelanjakan lagi. Jangan coba-coba menaikkan harga atau berbeda harga dari toko sejenis, karena hal ini akan menyebabkan konsumen lari. BMT (kiriman Aisyah Achyar, Bogor)

Disalin kembali oleh Purnomo Bayu Aji.

Analisa Keuntungan
Usaha Toko Sederhana

Kebutuhan modal awal

  1. Investasi
  2. Etalase Rp. 1.000.000 (Penyusutan selama 24 bulan = Rp 41.700/bl)

  3. Modal Kerja Rp. 5.000.000
  4. Biaya Operasional per bulan :
    • Sewa tempat Rp. 150.000
    • Tenaga kerja Rp . 75.000
    • Transport Rp. 75.000
    • Lain-lain Rp. 25.000 +

Total Biaya Operasional Rp. 325.000

  1. Total Modal Awal (A+B+C)= RP. 6.325.000 -

Analisa keuntungan.

  1. Pendapatan perbulan

Omzet Rp. 500.000 x 30 hari = Rp. 15.000.000

Keuntungan kotor 10 % x Rp. 15.000.000 = Rp 1.500.000

  1. Keuntungan bersih E – (C+A)

Rp.1.500.000 – (Rp. 325.000 + Rp. 41.700) = RP 1. 133.300

06 Maret 2008

Jangan Hanya Terpancing Emosi!!! Mulai Dari Yang Kecil....

Bagi Anda yang saat ini sedang atau akan menjalankan usaha sangat penting untuk mengukur kekuatan dan kemampuan Anda, terutama terkait dengan modal yang Anda miliki. Ini dibutuhkan agar Anda bisa memprediksi "daya tahan" dalam menghadapi hempasan yang menyakitkan.

Sah-sah saja Anda punya ambisi untuk melakukan ekspansi, namun Anda harus terlebih dahulu mengukur kemampuan. Ingat keinginan usaha cepat menjadi besar, pada dasarnya masih merupakan suatu harapan (dream) yang menuntut kerja keras dan sedikit keberuntungan.

Banyak perusahaan besar yang mengawali usaha dari skala sangat kecil. Kisah sukses para taipan memang bukan sekedar mitos. Mereka dulu juga sengsara, kemudian secara gradual mengembangkan bisnis sampai menjadi imperium yang memiliki omzet triliunan rupiah.


Barangkali Cuplikan yang saya ambil dari harian kompas edisi 1 Februari 1995 (dimana konglomerat Eka Tjipta Widjaja menceritakan pengalaman bisnisnya) bisa memotivasi Anda untuk gigih berjuang untuk mencapai kesuksesan usaha Anda. Di dekat markas tentara Jepang, pada waktu negeri Sakura ini masih menduduki Indonesia antara tahun 1942-1945, Eka merencanakan berjualan makanan. Pukul empat subuh ia sudah berada di lokasi, menyiapkan kaleng bekas minyak tanah untuk tempat air, tungku kecil, membawa kopi, gula dan bahan-bahan lainnya. Semua peralatan itu dipinjam dari ibunya. Enam ekor ayam dipinjam pula dari ayahnya. Ayam itu dimasak menjadi ayam putih gosok garam. Dari teman-temannya, Eka Tjipta yang masih miskin itu juga meminjam bahan-bahan lain seperti wiski, brendi dan anggur. Jam tujuh pagi, Eka siap berjualan. Sampai jam sembilan tidak ada pembeli satupun. Melihat kondisi tersebut Eka memutuskan untuk mendekati komandan tentara dan mentraktir sang Komandan untuk makan
di warungnya. Setelah mencicipi seperempat ayam komplit dengan kecap cuka dan bawang putih, minum dua teguk wiski gratis, komandan itu mengucapkan terima kasih. Kemudian setelah itu, semua anak buah komandan dan tawanan perang diperbolehkan makan di warung Eka. Strategi marketing Eka Tjipta itupun berjalan dengan sukses.

Empat puluh tahun kemudian, Eka Tjipta tumbuh menjadi salah satu konglomerat besar di Indonesia. Ia membesarkan group Sinar Mas yang memproduksi minyak goreng dan menguasai ratusan ribu hektar perkebunan Kelapa Sawit. Tetapi tidak banyak yang paham kalau dulu sang konglomerat pernah berbisnis dengan ayam dan wiski pinjaman.

Intinya jangan memulai usaha dari skala yang besar, karena Anda akan mempertaruhkan nasib banyak orang seandainya Anda mengambil risiko terlalu besar pada usaha baru Anda. Kecuali bila Anda sudah menggeluti bisnis itu beberapa waktu lamanya, sehingga Anda mengenali betul saat-saat yang paling tepat untuk ekspansi. Dan Anda sudah memahami seberapa besar pengaruh tambahan modal terhadap produktivitas usaha Anda.

Salam Sukses Selalu

Cak Eko
www.cakeko.co. nr
www.baksomalangcake ko.co.nr
www.sotojolali. co.nr

04 Maret 2008

Lima Jurus Negosiasi Bisnis

Negosiasi Bisnis

by Prasetya

Lima Jurus Jitu Negosiasi Bisnis

1. Pisahkan pokok masalah yang dinegosiasikan dengan
lawan. Jangan sampai masalah pribadi menghambat proses negosiasi
yang sedang berjalan. Tak heran perusahaan-perusaha an besar
biasanya mempunyai timnegosiasi yang terdiri dari beberapa orang dengan
keahlianberlapis-lapis. Dengan begitu, tidak akan pernah
terjadi konflik pribadi dengan proses negosiasi.

2. Selalu mengacu pada tujuan utama negosiasi. Apahasil akhir yang
kita inginkan dalam negosiasi ini? Bukan masalah menang atau kalah,
apalagi sampai menjatuhkan lawan. So, tetap berkepala dingin dan
jangan pernah terpancing dengan emosi atau ego mau
menang sendiri.

3. Berikan alternatif win-win solution pada lawan. Selalu fleksibel
selama negosiasi agar terhindar dari jalan buntu. Persiapkan beberapa
solusi alternatif yang diprediksi bisa menciptakan kondisi saling
menguntungkan bagi lawan.

4. Selesaikan proses negosiasi dengan cepat dan tidak bertele-tele.
Hindari faktor-faktor yang bisa melelahkan lawan seperti proses
negosiasi yang terlalu lama, tempat negosiasi yang tidak kondusif,
dll. Karena faktor-faktor tersebut cenderung membuat lawan jadi
emosional dan berbalik menekan kita.

5. Riset, riset dan riset. Hal terpenting dalam negosiasi sering
berkaitan dengan etika dan budaya. Negosiator ulung selalu melakukan
riset untuk mengetahui karakter lawannya. Apa latar belakangnya,
kebiasaan, hobi, kesukaan, dll. Terbukti bahwa kebanyakan kontrak
besar bisnis dimenangkan bukan di meja rapat, tapi di lapangan golf,
kapal pesiar atau restoran.